Minggu, September 13, 2026
BerandaAparaturPolriPolisi dan Warga Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang

Polisi dan Warga Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang

PANDEGLANG — Kepolisian bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti dan gotong royong membersihkan puing-puing sisa ledakan yang terjadi di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Panimbang Polres Pandeglang, personel Satuan Polairud Polres Pandeglang, serta warga Kampung Cisarua.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga yang terdampak musibah.
“Polri hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kepedulian dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Maruli.

Berdasarkan pendataan sementara, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat ledakan. Salah satunya rumah milik almarhum MA (54), seorang nelayan yang mengalami kerusakan berat dan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, rumah milik Mufid (41), Saprudin (46), dan Nendi (45) masing-masing mengalami kerusakan sedang. Adapun total kerugian materiil hingga kini masih dalam proses pendataan.
“Untuk kerugian materiil masih dilakukan pendataan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi lingkungan aman serta membantu warga membersihkan puing-puing dan memulihkan kondisi pascakejadian,” jelasnya.

BACA JUGA:   Polres Metro Jakarta Barat Berikan Bantuan Kesehatan dan Trauma Healing Pasca Kebakaran Tambora

Selain membersihkan lingkungan, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyimpan maupun menggunakan bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan secara sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, apabila masih menyimpan bahan-bahan yang dapat memicu ledakan agar segera diserahkan kepada aparat kepolisian. Jangan disimpan atau digunakan secara sembarangan karena dapat membahayakan keselamatan dan lingkungan sekitar,” tegas Maruli.

Polisi juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan bahan mencurigakan atau benda yang diduga berpotensi menimbulkan ledakan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan. Apabila menemukan bahan yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan ledakan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Kepolisian memastikan koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait akan terus dilakukan untuk mendukung penanganan serta pemulihan pascaledakan.

Sumber: Bid Humas Polda Banten

Editor   : Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments