Minggu, September 13, 2026
BerandaMegapolitanGubernur Pramono Resmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dan Dua Embung di Jakarta...

Gubernur Pramono Resmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dan Dua Embung di Jakarta Selatan

JAKARTA SELATAN – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I, dan Embung Jagakarsa di Jakarta Selatan, Selasa (19/5). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat kualitas pelayanan publik, pengendalian banjir, konservasi air, serta penyediaan ruang terbuka bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengatakan tiga fasilitas yang diresmikan memiliki fungsi strategis bagi masyarakat Jakarta Selatan. Kantor Kecamatan Kebayoran Baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi dan pelayanan masyarakat, sementara Embung Pemuda I di Jalan Pemuda I RT 12/RW 09, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dan Embung Jagakarsa di Jalan Raya Jagakarsa RT 03/RW 02, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa berperan dalam mengurangi genangan sekaligus memperkuat daya tampung air di wilayah Jakarta Selatan.

“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, hari ini kita mendapatkan kemudahan dalam acara peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa,” ujar Pramono.

BACA JUGA:   Safari Kampanye Gemarikan 2025 Resmi Dibuka, Walikota Jaksel Dorong Budaya Makan Ikan Sejak Dini

Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dibangun sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban fasilitas sosial dan fasilitas umum oleh PT Danayasa Arthatama. Gedung baru seluas 3.357,62 meter persegi dengan lima lantai itu dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan masyarakat dan ruang penunjang guna meningkatkan kenyamanan serta efisiensi pelayanan publik.

Pramono menegaskan, keberadaan kantor kecamatan yang baru harus mampu menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Saya meminta kepada Pak Camat dan seluruh jajaran, walaupun tempatnya bagus, tetap harus menjadi rumah rakyat dan terbuka bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih baik kepada masyarakat. Karena kita tahu, Kebayoran Baru merupakan salah satu kawasan favorit di Jakarta Selatan,” katanya.

Selain peningkatan layanan publik, Pemprov DKI Jakarta juga menaruh perhatian pada pengendalian banjir melalui pembangunan embung. Gubernur Pramono menyampaikan Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa diproyeksikan mampu mengurangi genangan atau banjir di kawasan sekitar antara 10 hingga 20 persen.

BACA JUGA:   Kelurahan Cipulir Terima Bantuan Pompa Sumur Bor dari Lemigas

Embung Jagakarsa dibangun pada 2023 dengan penataan lanskap dilakukan pada 2025. Embung tersebut memiliki luas penampang basah 3.423 meter persegi, kedalaman empat meter, volume tampungan 13.692 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air mencapai 561 hektare. Infrastruktur itu berfungsi mengurangi genangan di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Lenteng Agung, sekaligus membantu mengatur debit air Kali Mampang menuju Kali Krukut.

Sementara itu, Embung Pemuda I dibangun pada 2024 dan penataan lanskapnya dilakukan pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 8.718 meter persegi, kedalaman empat meter, volume tampungan 34.872 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air 374,73 hektare. Di sekitar embung juga terdapat dua saluran penghubung, yakni PHB Babakan Atas dan PHB Babakan Bawah.

Pramono berharap kedua embung tersebut dapat dirawat secara rutin agar manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, baik sebagai sarana pengendalian banjir, konservasi air, maupun ruang bermain dan olahraga warga.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar berharap Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang baru dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat dua embung tersebut agar tetap bersih, tertib, dan berfungsi optimal.

BACA JUGA:   Gebyar Maulid di Jagakarsa, Sinergi Pemerintah dan Aparat Tunjukkan Kekompakan

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga, merawat dan memanfaatkan fasilitas ini secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keberhasilan pembangunan akan semakin bermakna apabila diiringi rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian,” tuturnya.

Editor: Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments