JAKARTA – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, membuka Forum Diskusi Aktual bertajuk “Dialog Tokoh Lintas Etnis untuk Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat” yang digelar di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ali Murthadho menegaskan bahwa Jakarta Selatan merupakan rumah bersama bagi masyarakat dari berbagai suku, etnis, dan latar belakang budaya yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis.
Menurutnya, keberagaman bukanlah faktor pemisah, melainkan kekuatan penting dalam membangun kedaulatan rakyat yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Forum ini sangat penting untuk merawat kerukunan dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat kita yang majemuk,” ujar Ali.
Ia menuturkan, para tokoh lintas etnis yang hadir memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi di tengah masyarakat. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi peredam potensi konflik sekaligus teladan bagi komunitasnya masing-masing.
Melalui dialog lintas etnis tersebut, Ali berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antarkelompok masyarakat, sekaligus melahirkan solusi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kemasyarakatan di Ibu Kota.
“Ketika para tokoh berkumpul, berdialog, dan menyatukan visi seperti hari ini, kita sedang mengirimkan pesan kuat kepada seluruh warga bahwa Jakarta Selatan adalah wilayah yang aman, kondusif, toleran, dan sangat menghargai nilai-nilai luhur demokrasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Administrasi Jakarta Selatan, Fahmi Assegaf, mengajak seluruh peserta dan berbagai kelompok etnis yang ada di Jakarta untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.
Ia menilai, semangat kebersamaan dan toleransi perlu terus dirawat agar tercipta hubungan yang semakin harmonis di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Provinsi DKI Jakarta.
“Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah membina kami selama ini. Semoga ke depannya sinergitas kita tetap terjalin dengan baik,” kata Fahmi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ragil Tugiman, serta Ketua KPU Kota Jakarta Selatan, Muhamad Taqiyudin.
Forum ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antartokoh lintas etnis, menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam merawat demokrasi, persatuan, dan kerukunan masyarakat di Jakarta Selatan.
Editor: Alam Chan

