Minggu, September 13, 2026
BerandaPeristiwaPemprov DKI Kerahkan Ratusan Personel dan Water Mist Antisipasi Dampak Aktivitas Gunung...

Pemprov DKI Kerahkan Ratusan Personel dan Water Mist Antisipasi Dampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengintensifkan langkah mitigasi kualitas udara dengan melakukan penyemprotan menggunakan teknologi water mist di sejumlah ruas jalan utama di wilayah ibu kota sebagai respons terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau. Minggu (6/9/2026).

Di Jakarta Timur, penyemprotan dilakukan mulai dari kawasan Green Pramuka hingga UKI, serta dari Terminal Kampung Melayu sampai Pusat Grosir Cililitan (PGC) Cawang. Sementara di Jakarta Selatan, penyemprotan mencakup Jalan H.R. Rasuna Said dari depan Gedung KPK hingga Pejaten Village, serta sepanjang Jalan M.T. Haryono hingga kawasan Semanggi.

Adapun di Jakarta Barat, penyemprotan dilakukan di sepanjang Jalan Slipi, Tomang, dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengoperasikan water mist di tujuh titik strategis. Setiap titik diperkuat dua unit sehingga total terdapat 14 unit water mist dengan dukungan 70 personel.

Masing-masing dua unit memiliki kapasitas tangki mencapai 10.000 liter air yang digunakan untuk membantu menekan partikel debu dan menjaga kualitas udara di wilayah terdampak.

BACA JUGA:   Insiden Jatuhnya PHL Rumah Pompa, FWJ Indonesia Akan Surati Dinas SDA

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan satu unit water mist mobile berkapasitas 1.000 liter serta dua tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter.

Sementara itu, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) turut mengerahkan 77 unit tangki air dan 144 personel guna memperkuat upaya mitigasi di berbagai lokasi.

Pemprov DKI Jakarta juga mengajak para pengelola gedung yang memiliki perangkat water mist untuk turut melakukan penyemprotan di lingkungan masing-masing sebagai langkah kolaboratif menjaga kualitas udara.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengatakan Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guna memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan berdasarkan informasi resmi dan kondisi aktual di lapangan.

Uus juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi pemerintah.
“Pemprov Jakarta akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga kualitas udara serta kesehatan masyarakat. Masyarakat tetap tenang, pemerintah tetap siaga,” tegas Uus.

BACA JUGA:   PD Pasar Jaya Cipulir Kembali Terendam Banjir, Pedagang Diperkirakan Merugi

Editor: Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments