Jakarta Selatan, jurnalfakta1.com – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, secara resmi membuka Festival Olahraga Rakyat (FOR) Jakarta Selatan 2025 dengan ajang Lomba Senam Kreasi Ondel-Ondel. Acara ini berlangsung meriah di Halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan pada Selasa pagi. Selasa, (01/07/2025).
Dalam sambutannya, Ali Murthadho menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun Jakarta sebagai Kota Global yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal. “Festival seperti ini tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat budaya kita. Saya berharap, perwakilan Jakarta Selatan di tingkat provinsi nanti bisa tampil gemilang dan mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya,” ujar Ali.
Ali juga mendorong peserta untuk mengeluarkan kreativitas dan semangat juara dalam setiap gerakan senam. “Ini kan senam kreasi, jadi harus maksimal dengan imajinasi yang dikeluarkan. Saya ingin peserta membawa nama baik Jakarta Selatan di setiap kompetisi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Keolahragaan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Selatan, Uha Suhari, menjelaskan bahwa peserta lomba terdiri dari kelompok-kelompok yang mewakili kelurahan di Kecamatan Kebayoran Baru. Setiap kelompok terdiri dari tujuh orang.
“Untuk hari pertama ini, peserta berasal dari Kebayoran Baru. Kecamatan lainnya akan tampil di hari-hari berikutnya. Kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga ajang interaksi, silaturahmi, dan menjaga kebugaran warga,” jelas Uha.
Uha juga menekankan pentingnya budaya olahraga dalam kehidupan sehari-hari. “Juara itu urusan kedua. Yang utama adalah warga tetap sehat, bugar, dan menjalin hubungan baik antarwarga. Melalui acara ini, warga dari berbagai kelurahan yang sebelumnya tidak saling mengenal dapat berinteraksi langsung,” ungkapnya.
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga upaya nyata untuk melestarikan budaya dan membudayakan olahraga di tengah masyarakat Jakarta Selatan.
Editor : Alam Chan

