Minggu, September 13, 2026
BerandaPeristiwaAzka Nurfadillah Hilang di Pantai Siung Saat Camping Sendirian, Pencarian Masuki Hari...

Azka Nurfadillah Hilang di Pantai Siung Saat Camping Sendirian, Pencarian Masuki Hari Kedua

GUNUNG KIDUL, jurnalfakta1.com — Misteri hilangnya Azka Nurfadillah (28), warga Rangon, Jakarta Timur, di kawasan Pantai Siung, Gunungkidul, DIY, hingga kini belum terpecahkan. Perempuan muda itu dinyatakan hilang sejak Sabtu (26/7) pagi saat melakukan aktivitas camping seorang diri di lokasi wisata tersebut.

Pencarian oleh tim SAR gabungan telah memasuki hari kedua, Senin (28/7/2025), namun belum membuahkan hasil.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo, Sunu Handoko Bayu Sagara menjelaskan bahwa Azka tiba di Pantai Siung pada Jumat (25/7) sekitar pukul 17.30 WIB dan menyewa sebuah tenda untuk bermalam.

“Pagi harinya, sekitar pukul 07.00 WIB, korban sempat mendatangi petugas SAR dan menanyakan arah menuju lokasi Watu Togok, sambil menunjukkan video lewat HP. Petugas sudah mengingatkan agar tidak ke sana karena lokasinya sangat berbahaya dan tidak boleh dijamah oleh pengunjung,” ungkap Sunu.

Namun peringatan tersebut tampaknya tidak diindahkan. Pada Sabtu (26/7) dini hari pukul 02.00 WIB, Azka terakhir terlihat oleh tim SAR sedang berada di depan tendanya. Ketika pemilik tenda datang pada pukul 07.00 WIB untuk membongkar, korban sudah tidak berada di lokasi.

BACA JUGA:   Jumat Curhat, Kapolres Tangerang Kota Ajak Masyarakat Tangkal Hoax

Kecurigaan semakin menguat ketika pada Minggu (27/7), petugas parkir melaporkan bahwa sepeda motor Honda Vario 160 milik korban yang sudah terparkir sejak Kamis, belum juga diambil. Petugas kemudian melaporkan hal ini ke Polsek Tepus. Dari hasil identifikasi, ditemukan tas berisi ponsel, dompet, SIM, dan sejumlah barang pribadi milik Azka.

Tim SAR menerima laporan resmi pada Minggu pukul 10.30 WIB dan langsung melakukan upaya pencarian.

Pencarian hari kedua pada Senin (28/7) dimulai pukul 07.00 WIB. SRU 1 menyisir jalur bawah tebing hingga radius 1 km ke Watu Togok, namun harus ditarik kembali karena gelombang tinggi yang mengancam keselamatan personel. SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran darat dari atas tebing sejauh 2 km ke arah timur dan barat.

“Pencarian hari ini terkendala cuaca buruk, seperti hujan, angin kencang, dan ombak tinggi. Kami juga sudah menggunakan drone untuk menyisir area Watu Togok, tapi sejauh ini hasilnya masih nihil,” kata Sunu.

Pihak berwenang masih terus berupaya maksimal dalam proses pencarian. Keberadaan Azka hingga kini masih menjadi tanda tanya besar, dan keluarga besar berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

BACA JUGA:   24 Adegan Diperagakan Dalam Rekontruksi Duel Maut Supir Angkot di Tangerang

Editor : Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments