Kamis, April 30, 2026
BerandaAparaturGubernur Jakarta Resmikan Masjid Darul Jannah di Kantor Walikota Jakarta Selatan

Gubernur Jakarta Resmikan Masjid Darul Jannah di Kantor Walikota Jakarta Selatan

JAKARTA SELATAN, jurnalfakta1.com – Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, secara resmi meresmikan Masjid Darul Jannah yang berada di kompleks Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kamis (5/3) malam.

Peresmian masjid tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Pramono Anung yang disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk M Anwar. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif di lingkungan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Pramono Anung menyampaikan harapannya agar Masjid Darul Jannah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat.

“Peresmian Masjid Darul Jannah bukan hanya menandai selesainya pembangunan fisik, tetapi juga hadirnya pusat aktivitas umat sebagai tempat ibadah, silaturahmi, pembelajaran, dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.

Masjid Darul Jannah kini berdiri terpisah dari bangunan utama Kantor Walikota Jakarta Selatan. Hal ini memungkinkan akses yang lebih luas bagi masyarakat umum. Menurut Pramono, keberadaan masjid tersebut diharapkan dapat memudahkan warga sekitar maupun para musafir untuk menunaikan ibadah.

BACA JUGA:   Wali Kota M Anwar Kukuhkan 44 Paskibraka Jaksel dan 7 Duta Pancasila

Terlebih lagi menjelang dan selama bulan Ramadan, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, hingga kegiatan buka puasa bersama.

“Ketika saya diminta meresmikan Masjid Darul Jannah ini, yang dalam bahasa Arab berarti ‘Rumah Surga’, saya berkali-kali bertanya dalam hati, mengapa saya mendapatkan keberuntungan yang luar biasa ini. Ini benar-benar sebuah kehormatan,” tutur Pramono.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap desain arsitektur masjid yang dinilai megah dan indah. Menurutnya, kenyamanan jamaah harus menjadi prioritas agar masjid dapat menjadi tempat ibadah yang menenangkan dan menghadirkan kekhusyukan.

“Saya mengagumi arsitektur masjid ini. Tanda tangan saya akan ada di masjid ini sampai kapan pun, dan itu sebuah kehormatan. Saya berharap masjid ini dirawat sebaik-baiknya serta benar-benar menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin memuliakan dan memakmurkannya,” jelasnya.

Masjid Darul Jannah dibangun dengan dua lantai dan memiliki luas total 2.607 meter persegi. Lantai dasar difungsikan sebagai ruang serbaguna, area tempat wudu, serta berbagai fasilitas layanan lainnya. Sementara itu, lantai atas digunakan sebagai ruang salat utama dan kegiatan ibadah lainnya dengan kapasitas lebih dari 1.200 jamaah.

BACA JUGA:   Pemkot Jakarta Selatan Gelar Peringatan HKN Ke-61, Ajak Masyarakat Perkuat Germas

Pembangunan masjid ini didukung oleh pendanaan dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta serta para donatur yang bersifat tidak mengikat. Pemerintah memastikan bahwa pembangunan masjid tersebut tidak menggunakan dana APBD.

Berdasarkan Rincian Anggaran Biaya (RAB), total anggaran pembangunan Masjid Darul Jannah mencapai Rp42.061.417.771. Proses pembangunan telah melalui 31 tahapan kontrak pekerjaan sejak dimulai pada 27 November 2001 hingga akhirnya mencapai 100 persen penyelesaian konstruksi.

Dengan diresmikannya Masjid Darul Jannah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap masjid ini dapat menjadi simbol kebersamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Jakarta Selatan.

Editor    : Alam Chan

Gambar: Istimewa

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments