JAKARTA SELATAN, jurnalfakta1.com – Petugas gabungan melakukan penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah jalan protokol wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (24/5) dini hari. Salah satu lokasi penjangkauan berada di sepanjang Jalan RS Fatmawati Raya, Kelurahan Gandaria Utara.
Camat Kebayoran Baru, Rachmad Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait maraknya keberadaan PPKS pada malam hari di sejumlah titik jalan protokol.
“Dalam kegiatan penjangkauan PPKS ini melibatkan 75 personel gabungan dari Satpol PP, Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, TNI/Polri, FKDM dan lainnya,” ujar Rachmad.
Ia berharap masyarakat, khususnya para dermawan, dapat menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi agar lebih tepat sasaran.
“Bagaimanapun juga, apa yang diberikan oleh para dermawan, insyaallah akan sampai kepada tangan yang benar-benar memerlukan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut petugas menjangkau sebanyak 24 PPKS di sejumlah titik wilayah Kecamatan Kebayoran Baru. Mereka terdiri dari 13 perempuan dan 11 laki-laki.
Menurut Bernard, seluruh PPKS yang terjaring kemudian dibawa ke panti penampungan di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, untuk dilakukan pendataan dan asesmen lebih lanjut, termasuk terkait daerah asal, tujuan berada di Jakarta, serta kondisi keluarga mereka.
“Jika ternyata mereka merupakan penduduk dari luar Jakarta, pihak Dinas Sosial DKI Jakarta dapat memulangkan mereka ke daerah asalnya,” ucap Bernard.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang atau bantuan secara langsung kepada orang-orang yang berada di jalan maupun trotoar karena dapat memicu bertambahnya aktivitas PPKS di ruang publik.
“Memberikan sesuatu, terutama berupa uang di jalanan, akan memicu berkumpulnya orang-orang di trotoar karena mereka mengharapkan pemberian dari orang yang lewat atau para dermawan tersebut. Hal ini akhirnya mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.
Editor : Alam Chan
Gambar: Istimewa

