Minggu, September 13, 2026
BerandaMegapolitanSoto Instan Racikan Siswa Madrasah Temani Jemaah Haji di Tanah Suci

Soto Instan Racikan Siswa Madrasah Temani Jemaah Haji di Tanah Suci

MAKKAH – Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji di Tanah Suci, sejumlah jemaah haji Indonesia membawa bekal yang cukup unik. Produk soto instan bernama So’ Taw, hasil racikan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen, Jawa Tengah, turut hadir menemani para jemaah dan petugas haji selama berada di Makkah, Arab Saudi.

So’ Taw merupakan produk kewirausahaan yang dikembangkan oleh para siswa MAN 2 Kebumen. Dengan konsep praktis, tahan lama, dan tetap menghadirkan cita rasa khas Nusantara, soto instan ini menjadi salah satu pilihan bekal yang membantu mengobati kerinduan terhadap masakan Indonesia saat berada jauh dari kampung halaman.

Nama So’ Taw sendiri merupakan singkatan dari “Soto Taman Winangun”, yang terinspirasi dari salah satu kuliner legendaris Kabupaten Kebumen.

Tamanwinangun adalah nama kelurahan di Kecamatan Kebumen yang juga menjadi lokasi berdirinya MAN 2 Kebumen. Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap kuliner khas daerah sekaligus identitas lokal yang melekat pada madrasah.

Kehadiran semangkuk soto hangat dengan aroma rempah-rempah khas Indonesia memberikan suasana tersendiri bagi para jemaah. Tidak hanya sebagai makanan, So’ Taw juga menjadi pengingat akan kampung halaman dan keluarga yang ditinggalkan sementara selama menjalankan ibadah haji.

BACA JUGA:   Festival Nyebrang Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H, Wagub Rano Ajak Warga Siapkan Jakarta Menuju 500 Tahun

Salah satu petugas haji Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Fakhrudin, mengaku sangat terbantu dengan adanya produk tersebut.
“Alhamdulillah, adanya soto ini saya sangat terbantu. Bisa mengobati rasa rindu terhadap tanah air. Rasanya pas, gurih, nikmat, dan mantap,” ujar Fakhrudin di Makkah.

Kepala MAN 2 Kebumen menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan produk karya siswa yang mampu menembus pasar internasional dan ikut hadir di tengah jemaah haji Indonesia.
“Alhamdulillah, jemaah haji membawa bekal produk anak-anak MAN 2 Kebumen. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah karena karya siswa bisa sampai ke Tanah Suci,” ungkapnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga mendorong pengembangan kreativitas serta jiwa kewirausahaan para siswa.

Selain praktis karena cukup disajikan dengan air panas, produk So’ Taw juga telah mengantongi sertifikat halal sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para konsumen.

BACA JUGA:   Wali Kota Jaksel Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Keberhasilan produk wirausaha madrasah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Kebumen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk lokal hasil kreativitas siswa madrasah mampu diterima masyarakat luas, bahkan hingga mendampingi jemaah haji Indonesia di tingkat internasional.

Dari Kebumen menuju Makkah, semangkuk So’ Taw bukan sekadar makanan. Produk tersebut menjadi simbol kreativitas generasi muda madrasah yang mampu membawa cita rasa Nusantara menembus batas negara sekaligus menghadirkan kehangatan rumah bagi para jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Editor    : Alam Chan

Gambar: Istimewa

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments