JAKARTA SELATAN – Kelurahan Pela Mampang melakukan penataan kawasan Triwulan II dengan membangun taman yang dilengkapi kolam gizi di Jalan Bank Raya II, RT 08 RW 07, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan. Penataan kawasan yang melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Bina Marga, serta Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan tersebut kini telah rampung 100 persen.
Lurah Pela Mampang, Teuku Aji Mahbrurry, mengatakan bahwa sebelum dilakukan penataan, lahan tersebut kerap digunakan sebagai lokasi pedagang kaki lima (PKL) dan area parkir liar yang membuat lingkungan terlihat kumuh dan semrawut.
“Setelah berdiskusi dengan pengurus lingkungan, akhirnya kami memastikan kawasan ini ditata agar terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi warga,” ujar Teuku, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pembangunan taman dan kolam gizi dengan panjang sekitar delapan meter dan lebar 1,2 meter tersebut telah dimulai sejak April 2026. Penataan kawasan mengusung dua konsep utama, yakni peningkatan kerapian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Di area tersebut ditanam berbagai jenis tanaman pangan yang dapat dimanfaatkan warga. Selain itu, dibangun pula kolam gizi yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di lingkungan permukiman.
“Konsep penataan ini mencakup aspek kerapian lingkungan dan ketahanan pangan. Hal itu terlihat dari berbagai jenis tanaman pangan yang ditanam serta pembangunan kolam gizi di lokasi ini,” jelasnya.
Teuku menambahkan, kolam gizi dibangun di atas saluran air dengan memperhatikan aspek teknis sehingga tidak mengganggu fungsi saluran maupun kapasitas tampungan air.
“Kolam gizinya kami bangun di atas saluran air, namun sudah dipastikan tidak mengganggu aliran maupun daya tampung air karena posisinya berada di bagian atas saluran,” katanya.
Ia berharap keberadaan taman dan kolam gizi tersebut dapat menjadi ruang hijau yang bermanfaat bagi warga sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan secara produktif di lingkungan permukiman.
Untuk itu, Teuku mengajak seluruh warga dan pengurus lingkungan untuk bersama-sama menjaga serta merawat hasil penataan kawasan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami menitipkan pesan kepada pengurus lingkungan dan seluruh warga agar senantiasa merawat area ini. Semua pihak harus berkolaborasi menjaga apa yang telah kita bangun bersama melalui penataan kawasan ini,” pungkasnya.
Reporter: Roganda
Editor : Alam Chan

