Minggu, September 13, 2026
BerandaPendidikanAntisipasi Abu Vulkanik, Sekolah di Kota Tangerang Terapkan PJJ

Antisipasi Abu Vulkanik, Sekolah di Kota Tangerang Terapkan PJJ

TANGERANG – Mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. PJJ untuk sementara diberlakukan selama tiga hari, hingga Rabu, 9 September 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan selama penerapan PJJ, proses pembelajaran tetap berjalan dari rumah dengan metode yang disesuaikan dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan.
“Sebagai tahap awal, pelaksanaan PJJ berlangsung selama tiga hari, yakni hingga Rabu, 9 September 2026. Selama periode tersebut, proses pembelajaran tetap berjalan dengan memanfaatkan metode pembelajaran dari rumah sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan,” ujar Wahyudi, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mengacu pada surat edaran dari kementerian, Pemerintah Provinsi Banten, hingga Wali Kota Tangerang Sachrudin. Aspek keselamatan, keamanan, dan kesehatan pelajar menjadi pertimbangan utama.
“Sehingga, keselamatan, keamanan dan kesehatan pelajar yang diutamakan,” katanya.

BACA JUGA:   Protes Jalur Domisili, Warga Gembok Akses Jalan ke SMAN 5 Kabupaten Tangerang

Dinas Pendidikan Kota Tangerang meminta seluruh sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana selama PJJ. Guru dapat memberikan materi, tugas, serta pendampingan kepada siswa melalui sarana pembelajaran yang selama ini digunakan masing-masing sekolah.

Wahyudi menjelaskan, penerapan PJJ merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada peserta didik di tengah kondisi abu vulkanik yang masih menjadi perhatian.
“Dengan pembelajaran dilakukan dari rumah, aktivitas siswa di lingkungan sekolah dapat dikurangi sementara waktu selama kondisi abu vulkanik masih menjadi perhatian,” jelasnya.

Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta informasi dari instansi terkait. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perkembangan sebaran abu vulkanik.

Pemkot Tangerang juga mengimbau para orang tua dan wali murid untuk mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan terkait perkembangan pelaksanaan pembelajaran.
Orang tua diharapkan turut mendampingi anak selama mengikuti kegiatan belajar dari rumah.

Pemkot Tangerang menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas. Kebijakan PJJ akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan situasi terkini.

BACA JUGA:   SMA IT Ar Rahmah Cendekia Resmi Berdiri, Tambah Pilihan Pendidikan Berkualitas di Kota Tangerang

Editor: Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments