Minggu, September 13, 2026
BerandaBudayaParade Kebaya TP PKK Jaksel Semarakkan HBKB, Dorong Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya 

Parade Kebaya TP PKK Jaksel Semarakkan HBKB, Dorong Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya 

JAKARTA – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Parade Kebaya di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).

Parade yang dimulai dari kawasan Gedung Perfilman Nasional H Usmar Ismail (PPHUI), Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, tersebut diikuti lebih dari 1.200 peserta yang terdiri atas kader TP PKK dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional ke-3, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, serta menyemarakkan HUT ke-499 Kota Jakarta.

Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, mengatakan Parade Kebaya menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan dan minat masyarakat, khususnya warga Jakarta Selatan, agar semakin gemar mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan.
“Supaya masyarakat gemar berkebaya karena kebaya sudah menjadi budaya Indonesia dan sebagai identitas lokal yang sudah mendunia serta masuk dalam daftar UNESCO,” ujar Azizah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan kebaya sebagai busana tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

BACA JUGA:   Bundo Kanduang Turawan Gelar Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Minangkabau

Parade Kebaya yang melibatkan ribuan peserta ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama berbagai elemen masyarakat untuk terus menghidupkan budaya berkebaya di tengah perkembangan zaman.

Selain mengikuti parade, TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Selatan juga mengunjungi Bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Bazar tersebut menampilkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di wilayah Jakarta Selatan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan dan promosi produk-produk lokal yang kreatif, inovatif, serta berkualitas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Mobil Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Layanan tersebut hadir sebagai sarana edukasi, pendampingan, dan perlindungan bagi perempuan dan anak.

Kehadiran Mobil SAPA menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam membangun lingkungan yang aman, inklusif, serta ramah bagi perempuan dan anak.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Parade Kebaya tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat pemberdayaan keluarga, mendukung UMKM lokal, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak di Jakarta Selatan.

BACA JUGA:   IWDF 2026 Resmi Dibuka, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

Editor: Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments