Minggu, September 13, 2026
BerandaMegapolitanPemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Tengah Musim Kemarau

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Tengah Musim Kemarau

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah musim kemarau tahun ini. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Pemkot Tangerang juga memperkuat dukungan sarana dan prasarana operasional penanggulangan bencana guna memastikan respons di lapangan berjalan cepat, efektif, dan optimal.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat memimpin apel sekaligus menyerahkan sejumlah sarana dan alat operasional penanggulangan bencana di Mako BPBD Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang, Selasa (4/8/2026).
“Saya minta kapasitas dan keterampilan seluruh petugas terus ditingkatkan melalui latihan dan simulasi secara rutin. Dengan begitu, baik personel BPBD maupun anggota Kelurahan Tangguh Bencana benar-benar siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan,” ujar Sachrudin.

Ia menambahkan, dukungan sarana dan alat operasional yang diserahkan diharapkan dapat meningkatkan kecepatan respons sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.

Di hadapan para camat dan lurah, Sachrudin menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kesiapan pemerintah, kata dia, harus berjalan beriringan dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
“Kesiapsiagaan harus menjadi budaya bersama. Bencana bisa terjadi kapan saja, bahkan ketika masyarakat sedang terlelap, baik banjir, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat hingga ke tingkat lingkungan,” katanya.

BACA JUGA:   Memo Titip Siswa Wakil Ketua DPRD Banten Viral: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Polemik Integritas

Menurut Sachrudin, semakin tinggi kesiapsiagaan masyarakat, maka semakin besar pula kemampuan bersama dalam mencegah, mengurangi risiko, dan meminimalkan dampak bencana.

Sachrudin juga mengingatkan jajaran BPBD dan Kelurahan Tangguh Bencana untuk menjaga serta merawat seluruh armada dan peralatan yang telah diserahkan. Ia menilai, setiap fasilitas tersebut merupakan aset daerah yang harus dimanfaatkan dan dipelihara secara optimal untuk kepentingan keselamatan masyarakat.
“Armada dan peralatan ini adalah investasi untuk keselamatan masyarakat. Saya berharap seluruh alat operasional selalu dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan kapan pun dibutuhkan. Dengan dukungan sarana yang semakin lengkap, insya Allah pelayanan penanggulangan bencana di Kota Tangerang akan semakin cepat, tanggap, dan profesional,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang menyerahkan 16 unit kendaraan operasional pemadam kebakaran dan penyelamatan roda dua, perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana untuk 20 kelurahan, serta 440 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Penambahan berbagai sarana tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam memperkuat kapasitas operasional BPBD sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

BACA JUGA:   Jaksel Juara Umum MTQ Piala Gubernur 2026

Dengan penguatan sumber daya manusia yang dibarengi dukungan sarana dan prasarana memadai, Pemkot Tangerang berharap upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan profesional demi memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Editor    : Alam Chan

Gambar: Istimewa

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments