JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta rasa aman masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satlinmas di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.045 peserta.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengapresiasi jajaran Satpol PP dan Satlinmas yang selama ini berperan dalam menjaga kondisi Jakarta tetap aman dan tertib.
“Ketertiban bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi juga memastikan warga bisa beraktivitas dan ekonomi terus bergerak dengan nyaman,” ujar Pramono.
Menurutnya, penegakan aturan harus diimbangi dengan pendekatan humanis. Ketegasan dalam menjalankan tugas, kata dia, perlu berjalan bersama komunikasi, dialog, empati, serta penghormatan terhadap masyarakat.
Pramono menilai wajah Satpol PP Jakarta saat ini semakin humanis. Ia juga menyoroti penerapan gerakan 4S, yakni Senyum, Salam, Sapa, dan Santun, yang diharapkan terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas di lapangan tanpa mengurangi ketegasan dan kewibawaan.
“Wajah Satpol PP Jakarta sekarang ini jauh lebih humanis. Dan itu terbukti di lapangan, termasuk kepercayaan publik kepada Satpol PP mengalami peningkatan yang signifikan,” katanya.
Pramono juga mengingatkan jajaran Satpol PP agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan Jakarta yang semakin kompleks, termasuk potensi kebakaran saat musim kemarau maupun kondisi darurat lainnya.
Ia mencontohkan respons Satpol PP ketika pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin dihentikan lebih awal akibat paparan debu vulkanik. Saat itu, petugas turut membagikan masker dan berkolaborasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta perangkat daerah lainnya.
“Kalau Saudara-saudara bisa melewati ini dan kemudian wajahnya lebih humanis, tetap tegas, tetap tertib, tetap berwibawa, saya yakin wajah Jakarta akan total berubah,” tegasnya.
Pramono mengajak seluruh jajaran memperkuat semangat “Jaga Jakarta” sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang aman, tertib, nyaman, dan humanis.
Ia juga menyampaikan rencana penyediaan markas komando (Mako) Satpol PP yang lebih representatif. Menurutnya, rencana tersebut telah dibahas bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto.
“Kita akan meminta Kepala Satpol PP untuk merancang, mempersiapkan, dan merencanakan kantor yang lebih representatif. Walaupun dalam posisi efisiensi, tetap kita lakukan dengan jauh lebih efisien,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) di Jakarta secara umum berjalan aman dan kondusif.
Menurut Satriadi, kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi jajaran pemerintahan hingga tingkat kelurahan serta dukungan masyarakat.
“Kami terus berbenah dan bertransformasi, salah satunya melalui gerakan 4S: Senyum, Salam, Sapa, dan Santun sebagai pedoman perilaku anggota dalam berinteraksi dengan masyarakat,” kata Satriadi.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku penyelenggara Trantibumlinmas, di antaranya Lurah Peduli Trantibum, Satpol PP Sahabat Sekolah, anggota Satlinmas, serta Prabu Jakarta inspiratif.
Editor: Alam Chan

