Minggu, September 13, 2026
BerandaMegapolitanJaksel Intensifkan Pengerukan Kali Pesanggrahan

Jaksel Intensifkan Pengerukan Kali Pesanggrahan

JAKARTA SELATAN — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengintensifkan pengerukan Kali Pesanggrahan dan pembersihan saluran mikro di sekitarnya melalui program kerja bakti massal bertajuk “Merah Putihkan Jakarta”, Sabtu (15/8/2026).

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan kerja bakti dan gotong royong telah dimulai sejak pekan sebelumnya. Para camat dan lurah juga diinstruksikan untuk rutin memantau kondisi sungai serta saluran mikro di wilayah masing-masing.
“Kami menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan pemantauan dan pelaksanaan kerja bakti serta bergotong royong di lapangan dalam pembersihan sungai dan saluran mikro. Selain itu, kami juga akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proses pembersihan berjalan konsisten,” ujar Syafrin.

Sekitar 680 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, PPSU, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

Menurut Syafrin, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir, tetapi juga untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan turut diisi dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan.
“Kegiatan ini juga disinergikan dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:   Pemkot Jaksel dan MUI Bekali Pelajar Cegah Narkoba dan Bullying

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Sutikno, mengapresiasi kerja bakti yang melibatkan berbagai unsur tersebut.
“Ini adalah kerja bakti kolaborasi seluruh stakeholder, termasuk Kodim, Polres, jajaran wali kota, kecamatan, dan tokoh masyarakat. Ini yang kami harapkan,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Francine Eustacia. Ia berharap kegiatan kerja bakti dilakukan secara rutin sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap persoalan banjir di Jakarta Selatan.
“Kami mengapresiasi kerja baik Pak Wali Kota Syafrin beserta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Harapannya ke depan kerja bakti ini dilakukan secara rutin, sehingga tidak hanya mencegah banjir, tetapi bisa memerdekakan Jaksel dari banjir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan pengerukan difokuskan pada Kali Pesanggrahan segmen Kompleks IKPN menuju hilir sepanjang 1,4 kilometer.

Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang rawan mengalami genangan akibat penyempitan aliran dan pendangkalan sedimen lumpur.
“Pengerukan yang telah berjalan sejak April lalu ditargetkan rampung sepenuhnya pada Maret 2027 dengan total target pengerukan mencapai 60.000 meter kubik. Hingga saat ini, progres volume pengerukan telah mencapai 35,7 persen,” jelas Santo.

BACA JUGA:   Prabowo Bahas Hilirisasi dan Penataan BUMN di Hambalang

Pengerukan dilakukan hingga kedalaman enam meter dari permukaan tanah untuk mengangkat sedimen lumpur dan sampah rumah tangga yang mengendap.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, lima unit alat berat dan 10 unit truk pengangkut dikerahkan. Pemkot Jakarta Selatan juga memperkuat koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat, untuk menangani titik-titik rawan di kawasan perbatasan.
“Kolaborasi ini dilakukan guna memastikan aliran air lancar dari hulu ke hilir tanpa hambatan,” tandas Santo.

Reporter: Roganda

Editor     : Alam Chan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments