TANGERANG – Momentum Hari Raya Iduladha identik dengan berbagai sajian olahan daging kurban yang menggugah selera. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan pola konsumsi makanan agar tidak berlebihan dan menghindari risiko gangguan kesehatan, khususnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan seimbang selama perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi warga yang memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, maupun penyakit tidak menular lainnya.
“Terutama bagi warga yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol, maupun penyakit tidak menular lainnya,” ujar dr. Dini, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, konsumsi daging merah secara berlebihan dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat serta asupan makanan bergizi yang seimbang.
“Masyarakat tetap boleh menikmati hidangan Iduladha, tetapi jangan berlebihan. Perbanyak konsumsi sayur, buah, air putih dan tetap menjaga aktivitas fisik agar kesehatan tetap terjaga,” katanya.
Selain menjaga pola makan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di 39 puskesmas di Kota Tangerang. Layanan tersebut dapat digunakan untuk memantau kondisi kesehatan setelah perayaan Iduladha.
Melalui program CKG, masyarakat dapat melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis yang bertugas.
“Jika setelah konsumsi makanan berlemak muncul keluhan seperti pusing, tengkuk terasa berat, atau tekanan darah meningkat, masyarakat dapat segera memanfaatkan layanan CKG di puskesmas terdekat,” jelas dr. Dini.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang berharap masyarakat dapat merayakan Iduladha dengan penuh kebahagiaan tanpa mengabaikan aspek kesehatan. Dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga konsumsi makanan secara bijak, serta rutin memantau kondisi tubuh, momen kebersamaan bersama keluarga dapat berlangsung aman, nyaman, dan terhindar dari risiko penyakit.
Editor : Alam Chan
Gambar: Istimewa

