Kamis, Oktober 22, 2026
BerandaMegapolitanWali Kota Jakarta Pusat Buka Resmi UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya

Wali Kota Jakarta Pusat Buka Resmi UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya

JAKARTA — Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P., secara resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-66 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya), Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dan diikuti 21 peserta. Para peserta terbagi dalam empat kelas kategori muda dan satu kelas kategori madya.

Dalam sambutannya, Arifin mengatakan kompetensi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalitas seseorang, termasuk bagi wartawan maupun aparatur sipil negara (ASN).

“Selamat kepada seluruh peserta. Kompetensi tak bisa dilepaskan sebagai bagian tak terpisahkan untuk peningkatan kemampuan, sebagaimana juga untuk ASN,” ujar Arifin.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan media sosial membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi wartawan untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui proses verifikasi.

“Sekarang semua serba cepat, di semua platform, termasuk media sosial. Tantangan buat wartawan, bagaimana mendapatkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, untuk validasi dan akurasinya,” jelasnya.

Arifin menilai pemerintah dan wartawan memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.

BACA JUGA:   Syafrin Liputo Lepas 101 Pramuka Jaksel ke Jamnas XII

Ia mencontohkan program pengelolaan sampah yang membutuhkan dukungan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat, mulai dari tingkat rukun tetangga (RT).

“Tidak mungkin pemerintah tidak bergandeng tangan dengan wartawan dalam menyampaikan program-program ke masyarakat,” katanya.

Salah satu program yang perlu terus disosialisasikan, lanjut Arifin, adalah gerakan memilah sampah, baik sampah organik maupun anorganik, sehingga dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomi.

“Misalnya, bagaimana Pemprov DKI Jakarta menyampaikan program ‘Pilah Sampah’. Pengelolaan sampah organik dan anorganik, dari tingkat RT. Didaur ulang, dijual,” paparnya.

Kegiatan pembukaan UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, termasuk jajaran Asisten Pemerintahan serta Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.

PWI Jaya Apresiasi Dukungan Pemkot Jakarta Pusat

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat yang kembali memberikan dukungan dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan UKW.

Menurut Kesit, Pemkot Jakarta Pusat sebelumnya juga menjadi tuan rumah UKW PWI Jaya pada Mei 2026.

BACA JUGA:   Diduga Alih Fungsi: Selasar Gedung Wali Kota Jakarta Selatan Jadi Lahan Komersil Berbayar

“Pak Arifin sudah berbaik hati menjadi tuan rumah UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya, akhir Mei 2026. Waktu itu, Pak Wali Kota berharap semua peserta kompeten. Harapannya terkabulkan. Semoga kali ini demikian juga, peserta 100 persen kompeten,” ujar Kesit.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian ujian dengan serius dan mampu menunjukkan kompetensi sesuai standar yang ditetapkan.

Astra Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Sementara itu, Head of Media Relations Division Astra, Ahmad Muhibbuddin, menyampaikan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya.

Ia mengatakan Astra telah lama menjadi mitra strategis PWI Pusat dan terbuka untuk terus membangun kerja sama dengan PWI Jaya.

“Astra itu mempunyai banyak program, apalagi tahun 2026, saat Astra berusia 70 tahun,” kata Ahmad.

Ia menyebut peringatan 70 tahun Astra mengusung tema “70 Tahun Astra, Berkarya Bersama Bangsa.”

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk insan pers, menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan zaman dan perubahan ekosistem media.

PWI Pusat Dorong Pelatihan Wartawan

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Agus Sudibyo, mengatakan UKW merupakan bagian penting dalam memastikan kompetensi wartawan. Namun, menurutnya, peningkatan kapasitas wartawan juga perlu dilakukan melalui berbagai pelatihan secara berkelanjutan.

BACA JUGA:   Gubernur Pramono Resmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dan Dua Embung di Jakarta Selatan

“UKW sertifikasi, bukan pelatihan. Ke depan, Bidang Pendidikan akan reorientasi. UKW penting, namun pelatihan-pelatihan jauh lebih penting; pelatihan dasar, mental, etika,” ujar Agus.

Agus yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas TVRI itu menilai wartawan membutuhkan pembekalan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga menyangkut mental dan etika profesi.

Terkait pelaksanaan UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Agus mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap mata uji dengan serius dan mempersiapkan diri secara mental.

Ia juga meminta peserta siap menerima apa pun hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan UKW.

“Ada dua kemungkinan pada setiap UKW, yakni lolos atau lulus, dan tidak lolos atau lulus. Nah, mentalnya harus siap,” tegas Agus.

Pelaksanaan UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang sertifikasi kompetensi, tetapi juga momentum bagi wartawan untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga akurasi informasi, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.(AC)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments